- (1) Roni Tri
- (2) Precious E
- (4) Bayemi
- (6) Tony S
- (7) Ramdani Lestaluhu
- (8) Syamsul Chaeruddin
- (9) Julius Pongla Akossa
- (10) Greg Nwokolo
- (11) Agus Indra Kurniawan
- (13) Hasyim Kipuw
- (14) Ismed Sofyan
- (15) Aliyudin
- (17) M. Nasuha
- (18) Octavianus
- (19) Ambrizal
- (20) Bambang Pamungkas
- (21) Amarzuki
- (22) Oliver Macourt
- (23) Leo Saputra
- (26) Andritany
- (27) Sigit H
- (28) Nana
- (34) Hendro K
- (44) Wirya
- (81) M. Ilham
- (89) F. Sansan
- (91) Lifky S
nama dan nomor punggung skuad Persija Jakarta 2010/2011
Jadwal Pertandingan Persija Jakarta di ISL 2010/2011 Putaran Pertama
.jpg)
Minggu, 26 September 2010, PSPS vs Persija
Sabtu, 16 Oktober 2010, Persija vs Persela, Pukul 15.30 Live on ANTV
Selasa, 19 Oktober 2010, Persija vs Deltras, Pukul 15.30 Live on ANTV
Sabtu, 23 Oktober 2010, Pelita Jaya vs Persija, Pukul 15.30 Live on ANTV
Selasa, 26 Oktober 2010, Semen Padang vs Persija
Sabtu, 30 Oktober 2010, Persija vs Persib, Pukul 19.00 Live on ANTV
Rabu, 3 November 2010, Persija vs Sriwijaya, Pukul 15.30 Live on ANTV
Minggu, 2 Januari 2011, Bontang FC vs Persija, Pukul 19.00 Live on ANTV
Kamis, 6 Januari 2011, Persisam vs Persija, Pukul 15.30 Live on ANTV
Minggu, 9 Januari 2011, Persija vs Arema, Pukul 19.00 Live on ANTV
Rabu, 12 Januari 2011, Persija vs Persema, Pukul 15.30 Live on ANTV
Senin, 17 Januari 2011, Persiwa vs Persija
Kamis, 20 Januari 2011, Persipura vs Persija
Selasa, 25 Januari 2011, Persija vs Persibo, Pukul 15.30 Live on ANTV
Sabtu, 29 Januari 2011, Persija vs Persijap, Pukul 19.00 Live on ANTV
Rabu, 2 Februari 2011, Persiba vs Persija, Pukul 15.30 Live on ANTV
Sabtu, 5 Februari 2011, PSM vs Persija, Pukul 19.00 Live on ANTV
Sabtu, 16 Oktober 2010, Persija vs Persela, Pukul 15.30 Live on ANTV
Selasa, 19 Oktober 2010, Persija vs Deltras, Pukul 15.30 Live on ANTV
Sabtu, 23 Oktober 2010, Pelita Jaya vs Persija, Pukul 15.30 Live on ANTV
Selasa, 26 Oktober 2010, Semen Padang vs Persija
Sabtu, 30 Oktober 2010, Persija vs Persib, Pukul 19.00 Live on ANTV
Rabu, 3 November 2010, Persija vs Sriwijaya, Pukul 15.30 Live on ANTV
Minggu, 2 Januari 2011, Bontang FC vs Persija, Pukul 19.00 Live on ANTV
Kamis, 6 Januari 2011, Persisam vs Persija, Pukul 15.30 Live on ANTV
Minggu, 9 Januari 2011, Persija vs Arema, Pukul 19.00 Live on ANTV
Rabu, 12 Januari 2011, Persija vs Persema, Pukul 15.30 Live on ANTV
Senin, 17 Januari 2011, Persiwa vs Persija
Kamis, 20 Januari 2011, Persipura vs Persija
Selasa, 25 Januari 2011, Persija vs Persibo, Pukul 15.30 Live on ANTV
Sabtu, 29 Januari 2011, Persija vs Persijap, Pukul 19.00 Live on ANTV
Rabu, 2 Februari 2011, Persiba vs Persija, Pukul 15.30 Live on ANTV
Sabtu, 5 Februari 2011, PSM vs Persija, Pukul 19.00 Live on ANTV
hari jadi Jakmania Bandung ke-3
Hari ini, 16 Agustus 2010, kami merayakan hari jadi yang ke-3. Berbagai kejadian yang menyenangkan dan tidak mengenakkan kami lalui selama 3 tahun menjadi bagian dari suporter Persija Jakarta yang berasal dari Bandung. Pahit dan manis, segala macam bentuk intimidasi dan keterbatasan melakukan kegiatan menjadi hal yang lumrah dialami seluruh anggota Jakmania Bandung. Pukulan, teror, dan cacian karena keberadaan kami, memang mengasah mental dari kami semua. Sayang dari beberapa anggota, ada yang memilih untuk mundur secara perlahan dengan tidak mengaktifkan diri di dalam semua kegiatan yang dilakukan, seperti melakukan tur, pertemuan rutin, atau bahkan hanya sekedar ngumpul-ngumpul biasa.
Disaat yang bersamaan, banyak muncul bibit-bibit baru untuk meneruskan keberadaan Jakmania di Bandung. Regenerasi harus tetap berjalan, agar bendera Persija Jakarta dapat selalu berkibar di kota Bandung. Banyak hal yang harus dilakukan agar tetap berada di daerah yang sebagian masyarakatnya tidak menerima keberadaan kami. Doakan agar kami tetap bisa bertahan dan terus meningkatkan rasa cinta kepada Persija Jakarta, dan senantiasa dapat mendukung langsung di stadion sambil bersilaturahmi dengan seluruh Jakmania.
Bandung bukan hanya Persib,
Bandung tetap ada oren.
JAKMANIA BANDUNG
Disaat yang bersamaan, banyak muncul bibit-bibit baru untuk meneruskan keberadaan Jakmania di Bandung. Regenerasi harus tetap berjalan, agar bendera Persija Jakarta dapat selalu berkibar di kota Bandung. Banyak hal yang harus dilakukan agar tetap berada di daerah yang sebagian masyarakatnya tidak menerima keberadaan kami. Doakan agar kami tetap bisa bertahan dan terus meningkatkan rasa cinta kepada Persija Jakarta, dan senantiasa dapat mendukung langsung di stadion sambil bersilaturahmi dengan seluruh Jakmania.
Bandung bukan hanya Persib,
Bandung tetap ada oren.
JAKMANIA BANDUNG
HANYA SEBUAH CATATAN (sambungan..... 4)
DITULIS DAN DIBUAT OLEH ASISTEN MANAGER PERSIJA JAKARTA, BUNG FERRY INDRASJARIEF
Ga gampang melakukan pembentukan tim. Maunya pelatih, kemampuan manajemen, usulan suporter, kebijakan klub, semua harus diakomodir. Kadang memang ga sesuai dengan hati, tapi kan tidak semua keinginan kita bisa terkabul. Yang penting adalah usaha tuk membentuk sebuah tim yg tangguh. Beberapa pemain sudah diperpanjang oleh klub lamanya. Biar bagaimanapun setiap klub, termasuk Persija, pasti memagari kontrak pemain dengan tambahan opsi pertama untuk perpanjangan kontrak tahun berikutnya. Itu sebabnya kita tidak mungkin mengambil pemain yg berasal dari klub lain kecuali kalo si pemain sudah memutuskan tuk tidak perpanjang kontrak di klub lamanya. Persiba jadi klub pertama yg cepat melakukan perpanjangan kontrak terhadap semua pemain asingnya serta beberapa pemain lokal. Pemain2 Persipura ogah keluar kampung kecuali klubnya tidak mau pake lagi. Demikian juga dengan Persib yg sudah merasa nyaman di klubnya. Ga usah heran dengan kondisi ini. Pemain2 Persija pun rata2 ogah ganti klub. Kondisi ini karena mereka tau semua klub sekarang punya masalah keuangan yang sama. Pemain yg mau keluar biasanya yg tidak mendapat kesempatan main.
Selera pelatih harus yg pertama gw liat. Kebetulan pelatih kita yg baru ini sangat kooperatif. Mau nerima pendapat orang lain, percaya akan kemampuan orang lain dalam menilai pemain, serta mau mengerti tentang kebijakan klub. Pemain yang dipilih jelas yg sesuai dan dianggap mampu menjalankan pola permainan yg diinginkan coach RD. Bila meleset karena harga tinggi atau si pemain sendiri tidak mau, maka alternatif keduapun diajukan. Manajemen memang sudah memberikan pagu dana untuk kontrak pemain. Kadang kita sesuaikan harga dengan tingkat kebutuhan klub pada pemain tsb. Bila dilihat ada pemain yg kualitasnya ga jauh sementara harganya masih bisa dijangkau, kita pilih alternatif yg kedua. Klub juga telah menetapkan kebijakan tuk tidak menggunakan tenaga asing untuk posisi Pelatih dan Kiper. Beberapa pemain muda, betawi dan asli binaan sendiri juga dipertimbangkan berdasarkan usulan klub2 amatir Persija dan the Jakmania. Sejauh ini, susunan tim Persija tuk LSI 2010-2011 adalah sebagai berikut :
Kiper : Hendro Kartiko, Roni Tri Prasnanto, Andritany Ardhiyasa
Keterangan : Ferry mundur karena alasan keluarga. Hendro pilihan berikutnya. Banyak yg meragukan Hendro. Tapi kalo kalian liat di SFC taon kemaren, Ferry dan Hendro bergantian menjadi starter. Usulan juga datang sebagai bentuk penolakan terhadap Hendro. Di antaranya : Markus (dikontrak Persib 2 tahun), Kurnia Mega (kontrak SFC dan tidak bisa digunakan selama 1 tahun karena masuk PSSI U23), Dian Agus (cedera lutut, sulit bagi kiper tuk kembali ke performa awal), Galih Sudaryanto (Pelatih masih lebih suka Hendro), Danang Widyahatmoko (pegawai negeri di Jepara), Jendri Pitoy (pegawai negeri di Papua), dan I Made Wirahadi (sudah diperpanjang Persiba)
Ronnie Tri dianggap sebagai kiper musim lalu yg paling potensial. Sama-sama berasal dari Banyuwangi dengan Hendro, Ronnie kita kasih kesempatan tahun kedua di Persija.
Andritany, dari SFC, 20 tahun, betawi asli, anak Gandul Cinere, pernah kepilih jadi kiper terbaik Piala Pelajar Asia, lulusan SMU Ragunan, dan RD sangat suka dengan perkembangan anak ini.
Dilepas : M. Yasir, yg melakukan blunder justru di partai2 penting menunjukkan kelemahan mental bertanding. Franky Irawan tidak berkembang selama di Persija. Meski di awalnya diplot sebagai kiper utama, tapi sekembalinya dari TC timnas U23, Franky justru menunjukkan grafik menurun.
Bek Kanan : Ismed Sofyan, Hasim Kipuw
Keterangan : Ismed, ga usah diragukan lagi. Tehnik, kualitas, loyal dan sikap yg sangat profesional jadi pertimbangan manajemen tuk mempertahankan dia. Tinggal di Cimanggis setelah sebelumnya sempat menetap di Cempaka Putih dan Rawamangun, Ismed dianggap sebagai "Orang Jakarta". RD pun masih butuh umpan2 dan tendangan bebas dari seorang Ismed.
Hasim Kipuw. Jebolan Persija u21. Punya masa depan yg bagus. Bepe dan Ismedpun memberikan pujian pada pemain muda Persija ini.
Dilepas : Erik Setiawan. Mampu bermain di kiri dan kanan, tapi pemain yg satu ini kurang bisa memahami pola yg diinginkan Pelatih musim lalu. Fisik dan daya juangnya juga masih di bawah Leo Saputra, meski secara tehnis dia lebih lengkap.
Bek Tengah : Emuejeraye Precious, Bayemi Eric Arsene, Ambrizal, AA Ngurah Wahyu T., Windu Hanggoro Putra
Keterangan : Dari komen yg gw kumpulin, dengan predikat sebagai pemain SIngapura, Precious mempunyai tehnik di atas rata2. Gerakannya memang terkesan lamban, tapi ketepatannya dalam mengambil keputusan dan membaca permainan masih sangat diandalkan di klub lamanya.
Bayemi pemain baru di Indonesia. Terakhir dia maen di Klub Dnaper Mojulov Liga Rusia. Serba bisa dan pekerja keras, itu data yg didapat lewat internet dan rekomendasi beberapa orang yg bisa dipercaya. Pasti banyak yg menyayangkan lepasnya Abanda. Sebetulnya awalnya Abanda akan dipertahankan, sayang masalahnya yg berlarut-larut dengan agennya Jules Onana membuat kita berpikir 2x tuk mengontrak dia. Abanda juga pekerja keras, daya jelajahnya tinggi, fisik oke banget. Tapi penguasaan bola Abanda sangat minim, ditekan sedikit oleh lawan dia pasti bikin blunder. Di 2 tahun belakangan ini, Abanda seringkali melakukan blunder yg berakibat fatal bagi tim.
Ambrizal. TInggi badan ideal, dan mampu berposisi juga di kanan. Dalam kondisi tertentu, untuk mengoptimalkan umpan Ismed, Ambrizal bisa diposisikan sebagai bek kanan, sementara Ismed maju sebagai sayap kanan. Ambrizal dengan Leonard Tupamahu sebetulnya berimbang. Punya kelebihan dan kekurangan. Cuma Leonard sepertinya sudah tidak mendapat tempat di hati the Jakmania. Apalagi gw liat, perilakunya dalam tim juga kurang bagus. Ketika menjadi cadangan, dia sering berkomentar tidak simpatik. Padahal kalo kita liat skema yg baru, besar kemungkinan Leonard akan jadi cadangan. Efisiensi biaya juga jadi pertimbangan tuk mencoret Leonard.
WIndu Hanggoro Putra. Jebolan PON DKI, masih muda, dan asli betawi. Tahun kemarin dia kurang diberi kepercayaan oleh pelatih. Ini kesempatan kedua baginya untuk lebih berkembang.
A A Ngurah Wahyu T. Mantan pemain Persitara yg memperkuat SFC tahun lalu. Masih muda juga dan dinilai punya prospek yg cerah sehingga menjadi pemain yg menggantikan posisi Leonard.
Dilepas : Aris sudah melewati masanya. Yang ada dalam diri pemain ini hanya kecintaan pada klub yg membesarkannya. Sempat menunjukkan penampilan bagus ketika diposisikan sebagai gelandang bertahan, namun kondisi fisik tetap tidak menunjang. Baihakki langsung menjadi idola baru the Jakers, mungkin karena wajahnya yg mirip Christian Bale. Namun di awal musim, Bai sering melakukan blunder. Bai dianggap sulit mengimbangi kecepatan para pemain Indonesia yg kecil2 tapi lincah. Di posisi bek kanan sebetulnya dia bermain lebih optimal, namun Bai sendiri seperti merasa disisihkan dengan peran barunya tsb. Pape, jadi bintang baru di Liga Indonesia. Bermain sederhana tapi cerdik membaca permainan lawan dan punya tendangan yg lebih akurat. Kekurangannya adalah pada posturnya dan kurang bisa memberikan kontribusi pada saat tim menyerang. Tapi biar bagaimanapun, Pape di tahun kedua menurut gw akan lebih berkembang dan menjadi andalan di klub manapun.
Bek Kiri : Muhammad Nasuha, Ahmad Marzukih, Leo Saputra
Keterangan : M. Nasuha, sesuai dengan selera pelatih, bisa bermain di berbagai posisi. Pemuda Banten yg menikah dengan cewe betawi ini dianggap sebagai bek kiri masa depan Indonesia. Permainan dia di final Piala Indonesia menunjukkan kualitasnya.
Ahmad Marzukih. Udah 2 taon gw incer ni anak. Asli betawi, tinggal di Kebagusan, belakang mes Persija, udah bukan alasan lagi tuk ga ngambil dia. Apalagi Marzukih mampu bermain sebagai bek kanan/kiri dan gelandang. Masih muda lagi. Di Persitara dia sudah menunjukkan loyalitas dan kualitasnya.
Leo Saputra, senior yg diharapkan bisa menularkan fanatisme pada Jakarta dan Persija. Meski lahir di Bangka, Leo adalah produk asli Jakarta. Aslinya dari Tunas Betawi Kebon Jeruk. Temen maen si Phei, Korwil Kebon Jeruk dan Rahmat Affandi. Sekarang Leo tinggal di Rawa Belong. Mungkin banyak yg nanya kenapa di kiri ada 3 orang. Banyak kemungkinan bisa terjadi di kompetisi padat dan panjang ini. Nasuha bisa diposisikan juga di sayap kanan, dan marzuki bisa sebagai gelandang bertahan. Bahkan keduanya juga bisa bermain di posisi bek kanan. Bukan berarti Leo sebagai cadangan. Tapi persaingan positif harus terjadi di dalam sebuah tim yg mau juara.
Dilepas : Elvis Nelson. Pemain muda yg diambil dari PON DKI ini awalnya menjanjikan. Bertenaga dan berani main bersama seniornya. Mungkin karena terlalu lama jadi cadangan, elvis malah menunjukkan penurunan.
Gelandang : M. Ilham, Syamsul B. Chaeruddin, Tony SUcipto, Agus Indra Kurniawan, Ramdani Lestaluhu, Greg Nwokolo.
Keterangan : RD suka dengan Ilham. Penguasaan bolanya masih termasuk yg terbaik di Indonesia. Kelemahan bertahannya yg perlu ditingkatkan. Tapi Ilham dianggap bisa mengobrak abrik pertahanan lawan. Sekedar info, M Ilham baru saja menjalani pernikahannya di Makasar.
Syamsul B. Chaerudin dianggap sebagai pengganti pantas setelah manajemen keberatan akan harga yg diajukan agen Ponaryo Astaman. Persija pernah kocar kacir melawan PSM hanya karena ada Syamsul dan Diva Tarkas. Kehadiran Syamsul juga bisa melengkapi pola 4-2-3-1, salah satu pola yg disukai RD.
Tony Sucipto, seperti juga Nasuha, pemain ini bisa bermain di 4 posisi. Masuknya Tony jelas kejutan bagi penggemar SFC. Tony bersama Ferry adalah 2 pemain yg masih bertahan dari era Persijatim. Tony asli Surabaya, tapi berkembang pesat di Persijatim.
Agus Indra sudah melekat dengan Persija. Punya tipe permainan yg sama dengan Firman Utina dan Robertino, tapi Jepang (panggilannya) kadang kurang berani melakukan tusukan2. Tapi perilakunya di dalam dan luar lapangan menjadi bahan pertimbangan tuk dipertahankan.
Ramdani Lestaluhu. Banyak yg suka dengan pemain ini. Sayangnya kesempatan kurang diberikan oleh pelatih2 sebelumnya. Beda dengan era Sergei Dubrovin yang ga ragu dengan kualitas pemain muda. Anak ambon jebolan SMU Ragunan ini dianggap masih pantas dan punya masa depan yg bagus bersama Persija.
Greg Nwokolo. Masih perlu dikomentarin? Pendekatan alot tapi terus diupayakan, selain karena kebutuhan tim, juga desakan dari para orang oren. Greg memang punya skill di atas rata2, tapi ada 2 kelemahannya menurut gw. Pertama, seperti juga Ilham, dia malas tuk bantu pertahanan. Di era Danur, gw sempat minta agar tidak memasang keduanya berbarengan. Greg juga kurang optimal memberikan umpan. Hanya kemampuannya menarik pemain bertahan lawan membuat striker kita bisa lebih leluasa mencetak gol. Masuknya Greg sedikit mengobati kekecewaan gagal mendapatkan Zah Rahan. Zah ke Persipura karena tim tsb dianggap paling serius menginginkan dia.
Dilepas : Hari Salisburi jadi pemain yg paling tidak berperan musim lalu. Fahrudin pemain asing terbaik di Persija. Sayang RD tidak membutuhkan pemain asing di posisi gelandang bertahan. Fara dianggap bagus dalam bertahan tapi kurang bagus dalam mendukung serangan. Salim Alaydrus, menurut gw cukup bagus. Penguasaan bolanya bagus namun emosi yg sering tidak terkontrol membuat permainannya tidak berkembang. Sulit beradaptasi dengan pola main yg diinginkan Pelatih. Posisinya malah tergusur oleh Musafri. Rully Soputan disiplin dan punya tembakan dari luar kotak penalti yg bagus. Namun Rully butuh pengalaman lagi, apalagi bermain di tim sebesar Persija.
Striker : Bambang Pamungkas, Aliyudin, Akossa Julius Pongla.
Keterangan : Bambang Pamungkas jadi pemain pertama yg diminta RD tuk dipertahankan. Banyak orang yg menyangsikan dia, tapi hampir semua pelatih yg gw temuin, selalu menyebut nama Bepe sebagai penyerang utama. Meski sudah sedikit lamban, tapi skillnya masih di atas rata2 pemain Indonesia. Bepe memang mendapat tawaran tinggi dari klub Wellington Selandia Baru, jauh di atas tawaran Persija. Namun pertimbangan keluarga jadi membuat dia ragu. Istrinya tidak mau pisah dengan 2 anak tertuanya yg sudah sekolah di Indonesia. Selain itu cuaca disana sangat dingin. Klub itu memang bukan klub sembarangan. Ada 3 pemain nasional Australia dan 6 pemain nasional Selandia Baru. Suatu kebanggaan bila dia diterima disana.
Aliyudin dianggap pemain pintar oleh RD. Kecepatannya juga masih bisa diandalkan. Tapi gw juga dah kasih masukan ke RD kalo ALi menurun jauh bila main diluar kandang. Liat aja rekor golnya. Apalagi harga Ali juga tinggi untuk seorang striker pengganti.
Akossa Julius Ponga. Pemain naturalisasi di Hongkong. Klubnya Sun Hai Liga Hongkong. Pernah bermain bersama Keith Kayamba. Pemain yg bisa juga berposisi di sayap ini sempat diperebutkan SFC. Tapi karena kita lebih dahulu melakukan negosiasi, dan Jakarta adalah ibukota negara, maka Akossa lebih memilih Persija. Sangat mungkin menggeser Aliyudin dari starter tim.
Dilepas : TA Musafri, striker papan atas Indonesia. Sayang Bendol menempatkan dia sebagai sayap sehingga permainannya kurang menonjol. Bila dipertahankan, maka kita memiliki 3 striker berpostur pendek di depan. Serge kurang kontribusinya sebagai pemain asing. Awalnya menjanjikan, namun ketika tim dalam posisi jatuh, Serge tidak mampu mengangkat permainan tim.
Dari skema di atas, jelas kita masih punya jatah untuk 1 orang pemain asing. Posisi itu kita manfaatkan untuk striker. Aldo Bareto sudah ga jelas maunya apa. Katanya ada klub yg mau menggaji dia lebih dari tawaran Persija, tapi klub mana? Bontang sudah dia tolak, PSM tidak mau sembarangan dalam penggunaan dana bagi pemain asing, Persib tidak menarik hatinya akibat konflik di manajemen, lalu klub apa? Persiba? Beto, Prince Kabir Belo, Christian Gonzales sempat masuk nominasi. Namun tawaran menarik datang dari Bundesliga Jerman. Coulibaly Soumalia, seorang mantan pemain Eintracht Frankfurt bersedia main di Persija. Sesuai predikatnya, jelas harganya juga selangit. Pendekatan masih terus dilakukan.
Namun bila perburuan striker buntu, kita punya alternatif lain atau bisa juga dengan mengobah sasaran ke posisi playmaker. Nama John Tarkpor masuk nominasi. Satu lagi adalah pemain brazil yg maen di South CIna Liga Hongkong : Itaparica. Hingga tulisan ini dibuat, kita masih belum bisa memutuskan. Selain karena pertimbangan siapa, hargapun jadi hal yg harus dirundingkan dulu. Rencana pertemuan Jumat antara gw bersama RD menghadap ke Bapak Harianto Bajoeri, Bapak Saefullah (Kadinas OR), Bapak Taufik Yudi (Kadinas Pendidikan) dan Sekda Bapak Muhayat juga gagal akibat kesibukan bapak2 tsb. RD juga disibukkan sebagai saksi dalam sidang di Palembang yg melibatkan para pemain SFC. Minggu besok Bpk Harianto Bajoeri ke Singapur mengantar istrinya yg berobat. Pulang baru hari Rabu. Jadi pertemuan dengan para petinggi paling cepat dilakukan hari Kamis Minggu depan. Kontrak pemain juga baru bisa dilakukan setelah itu.
Program latihan akan dimulai hari Senin tgl 16 Agustus 2010 di Ragunan. Selanjutanya akan dirundingkan lagi latian rutin dimana karena kondisi lapangan ragunan yg kurang memadai. Kemarin, gw sudah bicara dengan Kepala Dinas OR DKI Bp Saefulah tentang kondisi ini dan beliau berjanji akan memberikan prioritas untuk Persija menggunakan Stadion Lebak BUlus sebagai tempat latihannya. Untuk tahun ini kita mengambil kebijakan tidak akan melakukan seleksi pemain. Total 23 pemain akan langsung dikontrak berdasarkan pengamatan terhadap partai2 sebelumnya. 2 tempat lagi akan kita beri kesempatan pada mantan2 Persija U21 dan pemain junior Jakarta lainnya. Namun tentunya tidak sembarang orang bisa datang langsung ikut seleksi. Sejauh ini nama2 Rusdi (striker Persija Junior 2009), Sansan (Striker Persija Junior 2010), serta 2 nama lagi dari Persija Junior akan ikut latihan di awal program.
Bagi orang oren yang ingin menyaksikan latihan, kita tentunya menyambut dengan suka cita. Karena kehadiran suporter akan menambah semarak suasana latihan. Namun mohon pengertiannya untuk tidak mengganggu program latihan dengan memaksakan diri menyaksikan dari dekat. Selesai latihan, gw yakin pemain dan pelatih akan bersabar melayani permintaan foto dan tanda tangan.
DIAMBIL DARI: NOTES FACEBOOK BUNG FERRY
Ga gampang melakukan pembentukan tim. Maunya pelatih, kemampuan manajemen, usulan suporter, kebijakan klub, semua harus diakomodir. Kadang memang ga sesuai dengan hati, tapi kan tidak semua keinginan kita bisa terkabul. Yang penting adalah usaha tuk membentuk sebuah tim yg tangguh. Beberapa pemain sudah diperpanjang oleh klub lamanya. Biar bagaimanapun setiap klub, termasuk Persija, pasti memagari kontrak pemain dengan tambahan opsi pertama untuk perpanjangan kontrak tahun berikutnya. Itu sebabnya kita tidak mungkin mengambil pemain yg berasal dari klub lain kecuali kalo si pemain sudah memutuskan tuk tidak perpanjang kontrak di klub lamanya. Persiba jadi klub pertama yg cepat melakukan perpanjangan kontrak terhadap semua pemain asingnya serta beberapa pemain lokal. Pemain2 Persipura ogah keluar kampung kecuali klubnya tidak mau pake lagi. Demikian juga dengan Persib yg sudah merasa nyaman di klubnya. Ga usah heran dengan kondisi ini. Pemain2 Persija pun rata2 ogah ganti klub. Kondisi ini karena mereka tau semua klub sekarang punya masalah keuangan yang sama. Pemain yg mau keluar biasanya yg tidak mendapat kesempatan main.
Selera pelatih harus yg pertama gw liat. Kebetulan pelatih kita yg baru ini sangat kooperatif. Mau nerima pendapat orang lain, percaya akan kemampuan orang lain dalam menilai pemain, serta mau mengerti tentang kebijakan klub. Pemain yang dipilih jelas yg sesuai dan dianggap mampu menjalankan pola permainan yg diinginkan coach RD. Bila meleset karena harga tinggi atau si pemain sendiri tidak mau, maka alternatif keduapun diajukan. Manajemen memang sudah memberikan pagu dana untuk kontrak pemain. Kadang kita sesuaikan harga dengan tingkat kebutuhan klub pada pemain tsb. Bila dilihat ada pemain yg kualitasnya ga jauh sementara harganya masih bisa dijangkau, kita pilih alternatif yg kedua. Klub juga telah menetapkan kebijakan tuk tidak menggunakan tenaga asing untuk posisi Pelatih dan Kiper. Beberapa pemain muda, betawi dan asli binaan sendiri juga dipertimbangkan berdasarkan usulan klub2 amatir Persija dan the Jakmania. Sejauh ini, susunan tim Persija tuk LSI 2010-2011 adalah sebagai berikut :
Kiper : Hendro Kartiko, Roni Tri Prasnanto, Andritany Ardhiyasa
Keterangan : Ferry mundur karena alasan keluarga. Hendro pilihan berikutnya. Banyak yg meragukan Hendro. Tapi kalo kalian liat di SFC taon kemaren, Ferry dan Hendro bergantian menjadi starter. Usulan juga datang sebagai bentuk penolakan terhadap Hendro. Di antaranya : Markus (dikontrak Persib 2 tahun), Kurnia Mega (kontrak SFC dan tidak bisa digunakan selama 1 tahun karena masuk PSSI U23), Dian Agus (cedera lutut, sulit bagi kiper tuk kembali ke performa awal), Galih Sudaryanto (Pelatih masih lebih suka Hendro), Danang Widyahatmoko (pegawai negeri di Jepara), Jendri Pitoy (pegawai negeri di Papua), dan I Made Wirahadi (sudah diperpanjang Persiba)
Ronnie Tri dianggap sebagai kiper musim lalu yg paling potensial. Sama-sama berasal dari Banyuwangi dengan Hendro, Ronnie kita kasih kesempatan tahun kedua di Persija.
Andritany, dari SFC, 20 tahun, betawi asli, anak Gandul Cinere, pernah kepilih jadi kiper terbaik Piala Pelajar Asia, lulusan SMU Ragunan, dan RD sangat suka dengan perkembangan anak ini.
Dilepas : M. Yasir, yg melakukan blunder justru di partai2 penting menunjukkan kelemahan mental bertanding. Franky Irawan tidak berkembang selama di Persija. Meski di awalnya diplot sebagai kiper utama, tapi sekembalinya dari TC timnas U23, Franky justru menunjukkan grafik menurun.
Bek Kanan : Ismed Sofyan, Hasim Kipuw
Keterangan : Ismed, ga usah diragukan lagi. Tehnik, kualitas, loyal dan sikap yg sangat profesional jadi pertimbangan manajemen tuk mempertahankan dia. Tinggal di Cimanggis setelah sebelumnya sempat menetap di Cempaka Putih dan Rawamangun, Ismed dianggap sebagai "Orang Jakarta". RD pun masih butuh umpan2 dan tendangan bebas dari seorang Ismed.
Hasim Kipuw. Jebolan Persija u21. Punya masa depan yg bagus. Bepe dan Ismedpun memberikan pujian pada pemain muda Persija ini.
Dilepas : Erik Setiawan. Mampu bermain di kiri dan kanan, tapi pemain yg satu ini kurang bisa memahami pola yg diinginkan Pelatih musim lalu. Fisik dan daya juangnya juga masih di bawah Leo Saputra, meski secara tehnis dia lebih lengkap.
Bek Tengah : Emuejeraye Precious, Bayemi Eric Arsene, Ambrizal, AA Ngurah Wahyu T., Windu Hanggoro Putra
Keterangan : Dari komen yg gw kumpulin, dengan predikat sebagai pemain SIngapura, Precious mempunyai tehnik di atas rata2. Gerakannya memang terkesan lamban, tapi ketepatannya dalam mengambil keputusan dan membaca permainan masih sangat diandalkan di klub lamanya.
Bayemi pemain baru di Indonesia. Terakhir dia maen di Klub Dnaper Mojulov Liga Rusia. Serba bisa dan pekerja keras, itu data yg didapat lewat internet dan rekomendasi beberapa orang yg bisa dipercaya. Pasti banyak yg menyayangkan lepasnya Abanda. Sebetulnya awalnya Abanda akan dipertahankan, sayang masalahnya yg berlarut-larut dengan agennya Jules Onana membuat kita berpikir 2x tuk mengontrak dia. Abanda juga pekerja keras, daya jelajahnya tinggi, fisik oke banget. Tapi penguasaan bola Abanda sangat minim, ditekan sedikit oleh lawan dia pasti bikin blunder. Di 2 tahun belakangan ini, Abanda seringkali melakukan blunder yg berakibat fatal bagi tim.
Ambrizal. TInggi badan ideal, dan mampu berposisi juga di kanan. Dalam kondisi tertentu, untuk mengoptimalkan umpan Ismed, Ambrizal bisa diposisikan sebagai bek kanan, sementara Ismed maju sebagai sayap kanan. Ambrizal dengan Leonard Tupamahu sebetulnya berimbang. Punya kelebihan dan kekurangan. Cuma Leonard sepertinya sudah tidak mendapat tempat di hati the Jakmania. Apalagi gw liat, perilakunya dalam tim juga kurang bagus. Ketika menjadi cadangan, dia sering berkomentar tidak simpatik. Padahal kalo kita liat skema yg baru, besar kemungkinan Leonard akan jadi cadangan. Efisiensi biaya juga jadi pertimbangan tuk mencoret Leonard.
WIndu Hanggoro Putra. Jebolan PON DKI, masih muda, dan asli betawi. Tahun kemarin dia kurang diberi kepercayaan oleh pelatih. Ini kesempatan kedua baginya untuk lebih berkembang.
A A Ngurah Wahyu T. Mantan pemain Persitara yg memperkuat SFC tahun lalu. Masih muda juga dan dinilai punya prospek yg cerah sehingga menjadi pemain yg menggantikan posisi Leonard.
Dilepas : Aris sudah melewati masanya. Yang ada dalam diri pemain ini hanya kecintaan pada klub yg membesarkannya. Sempat menunjukkan penampilan bagus ketika diposisikan sebagai gelandang bertahan, namun kondisi fisik tetap tidak menunjang. Baihakki langsung menjadi idola baru the Jakers, mungkin karena wajahnya yg mirip Christian Bale. Namun di awal musim, Bai sering melakukan blunder. Bai dianggap sulit mengimbangi kecepatan para pemain Indonesia yg kecil2 tapi lincah. Di posisi bek kanan sebetulnya dia bermain lebih optimal, namun Bai sendiri seperti merasa disisihkan dengan peran barunya tsb. Pape, jadi bintang baru di Liga Indonesia. Bermain sederhana tapi cerdik membaca permainan lawan dan punya tendangan yg lebih akurat. Kekurangannya adalah pada posturnya dan kurang bisa memberikan kontribusi pada saat tim menyerang. Tapi biar bagaimanapun, Pape di tahun kedua menurut gw akan lebih berkembang dan menjadi andalan di klub manapun.
Bek Kiri : Muhammad Nasuha, Ahmad Marzukih, Leo Saputra
Keterangan : M. Nasuha, sesuai dengan selera pelatih, bisa bermain di berbagai posisi. Pemuda Banten yg menikah dengan cewe betawi ini dianggap sebagai bek kiri masa depan Indonesia. Permainan dia di final Piala Indonesia menunjukkan kualitasnya.
Ahmad Marzukih. Udah 2 taon gw incer ni anak. Asli betawi, tinggal di Kebagusan, belakang mes Persija, udah bukan alasan lagi tuk ga ngambil dia. Apalagi Marzukih mampu bermain sebagai bek kanan/kiri dan gelandang. Masih muda lagi. Di Persitara dia sudah menunjukkan loyalitas dan kualitasnya.
Leo Saputra, senior yg diharapkan bisa menularkan fanatisme pada Jakarta dan Persija. Meski lahir di Bangka, Leo adalah produk asli Jakarta. Aslinya dari Tunas Betawi Kebon Jeruk. Temen maen si Phei, Korwil Kebon Jeruk dan Rahmat Affandi. Sekarang Leo tinggal di Rawa Belong. Mungkin banyak yg nanya kenapa di kiri ada 3 orang. Banyak kemungkinan bisa terjadi di kompetisi padat dan panjang ini. Nasuha bisa diposisikan juga di sayap kanan, dan marzuki bisa sebagai gelandang bertahan. Bahkan keduanya juga bisa bermain di posisi bek kanan. Bukan berarti Leo sebagai cadangan. Tapi persaingan positif harus terjadi di dalam sebuah tim yg mau juara.
Dilepas : Elvis Nelson. Pemain muda yg diambil dari PON DKI ini awalnya menjanjikan. Bertenaga dan berani main bersama seniornya. Mungkin karena terlalu lama jadi cadangan, elvis malah menunjukkan penurunan.
Gelandang : M. Ilham, Syamsul B. Chaeruddin, Tony SUcipto, Agus Indra Kurniawan, Ramdani Lestaluhu, Greg Nwokolo.
Keterangan : RD suka dengan Ilham. Penguasaan bolanya masih termasuk yg terbaik di Indonesia. Kelemahan bertahannya yg perlu ditingkatkan. Tapi Ilham dianggap bisa mengobrak abrik pertahanan lawan. Sekedar info, M Ilham baru saja menjalani pernikahannya di Makasar.
Syamsul B. Chaerudin dianggap sebagai pengganti pantas setelah manajemen keberatan akan harga yg diajukan agen Ponaryo Astaman. Persija pernah kocar kacir melawan PSM hanya karena ada Syamsul dan Diva Tarkas. Kehadiran Syamsul juga bisa melengkapi pola 4-2-3-1, salah satu pola yg disukai RD.
Tony Sucipto, seperti juga Nasuha, pemain ini bisa bermain di 4 posisi. Masuknya Tony jelas kejutan bagi penggemar SFC. Tony bersama Ferry adalah 2 pemain yg masih bertahan dari era Persijatim. Tony asli Surabaya, tapi berkembang pesat di Persijatim.
Agus Indra sudah melekat dengan Persija. Punya tipe permainan yg sama dengan Firman Utina dan Robertino, tapi Jepang (panggilannya) kadang kurang berani melakukan tusukan2. Tapi perilakunya di dalam dan luar lapangan menjadi bahan pertimbangan tuk dipertahankan.
Ramdani Lestaluhu. Banyak yg suka dengan pemain ini. Sayangnya kesempatan kurang diberikan oleh pelatih2 sebelumnya. Beda dengan era Sergei Dubrovin yang ga ragu dengan kualitas pemain muda. Anak ambon jebolan SMU Ragunan ini dianggap masih pantas dan punya masa depan yg bagus bersama Persija.
Greg Nwokolo. Masih perlu dikomentarin? Pendekatan alot tapi terus diupayakan, selain karena kebutuhan tim, juga desakan dari para orang oren. Greg memang punya skill di atas rata2, tapi ada 2 kelemahannya menurut gw. Pertama, seperti juga Ilham, dia malas tuk bantu pertahanan. Di era Danur, gw sempat minta agar tidak memasang keduanya berbarengan. Greg juga kurang optimal memberikan umpan. Hanya kemampuannya menarik pemain bertahan lawan membuat striker kita bisa lebih leluasa mencetak gol. Masuknya Greg sedikit mengobati kekecewaan gagal mendapatkan Zah Rahan. Zah ke Persipura karena tim tsb dianggap paling serius menginginkan dia.
Dilepas : Hari Salisburi jadi pemain yg paling tidak berperan musim lalu. Fahrudin pemain asing terbaik di Persija. Sayang RD tidak membutuhkan pemain asing di posisi gelandang bertahan. Fara dianggap bagus dalam bertahan tapi kurang bagus dalam mendukung serangan. Salim Alaydrus, menurut gw cukup bagus. Penguasaan bolanya bagus namun emosi yg sering tidak terkontrol membuat permainannya tidak berkembang. Sulit beradaptasi dengan pola main yg diinginkan Pelatih. Posisinya malah tergusur oleh Musafri. Rully Soputan disiplin dan punya tembakan dari luar kotak penalti yg bagus. Namun Rully butuh pengalaman lagi, apalagi bermain di tim sebesar Persija.
Striker : Bambang Pamungkas, Aliyudin, Akossa Julius Pongla.
Keterangan : Bambang Pamungkas jadi pemain pertama yg diminta RD tuk dipertahankan. Banyak orang yg menyangsikan dia, tapi hampir semua pelatih yg gw temuin, selalu menyebut nama Bepe sebagai penyerang utama. Meski sudah sedikit lamban, tapi skillnya masih di atas rata2 pemain Indonesia. Bepe memang mendapat tawaran tinggi dari klub Wellington Selandia Baru, jauh di atas tawaran Persija. Namun pertimbangan keluarga jadi membuat dia ragu. Istrinya tidak mau pisah dengan 2 anak tertuanya yg sudah sekolah di Indonesia. Selain itu cuaca disana sangat dingin. Klub itu memang bukan klub sembarangan. Ada 3 pemain nasional Australia dan 6 pemain nasional Selandia Baru. Suatu kebanggaan bila dia diterima disana.
Aliyudin dianggap pemain pintar oleh RD. Kecepatannya juga masih bisa diandalkan. Tapi gw juga dah kasih masukan ke RD kalo ALi menurun jauh bila main diluar kandang. Liat aja rekor golnya. Apalagi harga Ali juga tinggi untuk seorang striker pengganti.
Akossa Julius Ponga. Pemain naturalisasi di Hongkong. Klubnya Sun Hai Liga Hongkong. Pernah bermain bersama Keith Kayamba. Pemain yg bisa juga berposisi di sayap ini sempat diperebutkan SFC. Tapi karena kita lebih dahulu melakukan negosiasi, dan Jakarta adalah ibukota negara, maka Akossa lebih memilih Persija. Sangat mungkin menggeser Aliyudin dari starter tim.
Dilepas : TA Musafri, striker papan atas Indonesia. Sayang Bendol menempatkan dia sebagai sayap sehingga permainannya kurang menonjol. Bila dipertahankan, maka kita memiliki 3 striker berpostur pendek di depan. Serge kurang kontribusinya sebagai pemain asing. Awalnya menjanjikan, namun ketika tim dalam posisi jatuh, Serge tidak mampu mengangkat permainan tim.
Dari skema di atas, jelas kita masih punya jatah untuk 1 orang pemain asing. Posisi itu kita manfaatkan untuk striker. Aldo Bareto sudah ga jelas maunya apa. Katanya ada klub yg mau menggaji dia lebih dari tawaran Persija, tapi klub mana? Bontang sudah dia tolak, PSM tidak mau sembarangan dalam penggunaan dana bagi pemain asing, Persib tidak menarik hatinya akibat konflik di manajemen, lalu klub apa? Persiba? Beto, Prince Kabir Belo, Christian Gonzales sempat masuk nominasi. Namun tawaran menarik datang dari Bundesliga Jerman. Coulibaly Soumalia, seorang mantan pemain Eintracht Frankfurt bersedia main di Persija. Sesuai predikatnya, jelas harganya juga selangit. Pendekatan masih terus dilakukan.
Namun bila perburuan striker buntu, kita punya alternatif lain atau bisa juga dengan mengobah sasaran ke posisi playmaker. Nama John Tarkpor masuk nominasi. Satu lagi adalah pemain brazil yg maen di South CIna Liga Hongkong : Itaparica. Hingga tulisan ini dibuat, kita masih belum bisa memutuskan. Selain karena pertimbangan siapa, hargapun jadi hal yg harus dirundingkan dulu. Rencana pertemuan Jumat antara gw bersama RD menghadap ke Bapak Harianto Bajoeri, Bapak Saefullah (Kadinas OR), Bapak Taufik Yudi (Kadinas Pendidikan) dan Sekda Bapak Muhayat juga gagal akibat kesibukan bapak2 tsb. RD juga disibukkan sebagai saksi dalam sidang di Palembang yg melibatkan para pemain SFC. Minggu besok Bpk Harianto Bajoeri ke Singapur mengantar istrinya yg berobat. Pulang baru hari Rabu. Jadi pertemuan dengan para petinggi paling cepat dilakukan hari Kamis Minggu depan. Kontrak pemain juga baru bisa dilakukan setelah itu.
Program latihan akan dimulai hari Senin tgl 16 Agustus 2010 di Ragunan. Selanjutanya akan dirundingkan lagi latian rutin dimana karena kondisi lapangan ragunan yg kurang memadai. Kemarin, gw sudah bicara dengan Kepala Dinas OR DKI Bp Saefulah tentang kondisi ini dan beliau berjanji akan memberikan prioritas untuk Persija menggunakan Stadion Lebak BUlus sebagai tempat latihannya. Untuk tahun ini kita mengambil kebijakan tidak akan melakukan seleksi pemain. Total 23 pemain akan langsung dikontrak berdasarkan pengamatan terhadap partai2 sebelumnya. 2 tempat lagi akan kita beri kesempatan pada mantan2 Persija U21 dan pemain junior Jakarta lainnya. Namun tentunya tidak sembarang orang bisa datang langsung ikut seleksi. Sejauh ini nama2 Rusdi (striker Persija Junior 2009), Sansan (Striker Persija Junior 2010), serta 2 nama lagi dari Persija Junior akan ikut latihan di awal program.
Bagi orang oren yang ingin menyaksikan latihan, kita tentunya menyambut dengan suka cita. Karena kehadiran suporter akan menambah semarak suasana latihan. Namun mohon pengertiannya untuk tidak mengganggu program latihan dengan memaksakan diri menyaksikan dari dekat. Selesai latihan, gw yakin pemain dan pelatih akan bersabar melayani permintaan foto dan tanda tangan.
DIAMBIL DARI: NOTES FACEBOOK BUNG FERRY
HANYA SEBUAH CATATAN
ditulis oleh Asisten Manager Persija Jakarta, Bung Ferry Indrasjarief
Usai sudah perjalanan Tim Persija taon ini. Kegagalan kembali menjadi kata yg akrab dengan kita. Marah, kecewa, sedih, penasaran, adalah perasaan yg berkecamuk di diri gw. Apalagi kalo baca sms yg masuk, caci maki, sindirian, meski ada juga yg menghibur seperti Elke dari Jakmania Banten. Memang gw sadar kalo semua itu adalah komen dari orang yg berada di luar tim, jadi kurang mengerti kondisi yg sebenarnya. Padahal gw sering bikin o2 news yang tentunya gw maksudkan sebagai bentuk jalinan komunikasi gw ke para pecinta Persija. Pertanyaan yg hinggap kebanyakan adalah nasib Bendol sebagai Pelatih Persija. Pro dan Kontra sudah pasti ada. Sekarang gw mo coba jabarkan dari kacamata gw. Karena kalo dari kacamata kuda berarti ga bisa nerima pandangan dari pihak laen.
3 taon gw berada di dalam tim ini dan terlibat secara langsung. Era Sergei Dubrovin, pelatih yang cuek, mandi jarang, ga mau ngomong bahasa Indonesia, tidak peduli kelakuan pemain di luar lapangan. Bagi dia yg penting prestasi di lapangan. Latihan aja sehari paling sekali dan cuma 1 jam doang dengan program 4-2 lalu latihan shooting. Namun yg gw rasakan, komunikasi dengan pemain jadi sedikit terkendala. Meski ada Isman Jasulmei yg menterjemahkan, tapi pemain rata2 lebih puas kalo yg bicara Pelatih Kepala. Sergei juga termasuk Pelatih yg bawel soal kondisi wasit di Indonesia. Jelas bikin gw puyeng, karena Persija sudah mengambil sikap tegas tuk tidak mau nyogok wasit. Datang seorang Danurwindo. Dia seorang bapak yg baik, pelatih dengan kaya ilmu & pengalaman, penyabar (terlalu sabar mungkin). Tapi beliau kurang bisa memotivasi pemain, sehingga ketika tim terpuruk sulit sekali bangkit. Asistennya juga terkesan kurang mendukung. Ketika kita kalah dengan Persitara di Malang, Bang Danur cuma menangis sendirian di kamar tanpa ada seorangpun asistennya yg dampingin.
Datanglah Bendol. Pelatih yg namanya pertama disebut oleh Harianto Bajuri. Bendol keras memang. Bahkan terlalu keras. Nama2 binatang sering keluar dari mulutnya. Dia juga bawa banyak pelatih, mulai dari Maman, Sudirman, Oktav, Nizar hingga Uci. Gw sebetulnya suka, karena kali ini pemain Persija ga bisa leha2 dan tidak berani santai. Sayang program kerjanya sering berubah. Jadwal latihan, ujicoba dll ga ada yg pasti. Kadang bilang jam 4, tapi jam 2 udah disuruh berangkat. Kondisi ini yg sangat tidak disukai para pemain. Mereka merasa sulit tuk ngatur waktu istirahat karena jadwal yg tidak pasti. Soal makian memang pemain sering curhat ma gw, tapi gw pikir itu hal yg masih bisa diterima. Daripada bendol manggil pemain dengan kata-kata "melati, mawar, si cantik, anggrek bulan?". Belum lagi keluhan dari karyawan Persija yang sering kena semprot beliau. Bendol memang cukup banyak tuntutan.
Klo ada yg berkomunikasi dengan Bendol, pasti dia ngeluh soal materi pemain yg seadanya dan lapangan yg rusak. Tapi kalo kita mau sportif, apa materi Persija kalah dengan Persik Kediri? Kita lebih banyak pemain nasional dan mantan timnas, Persik didominasi pemain muda. Lalu kenapa kita kalah juga? Soal lapangan? Gw akuin, Ragunan udah ga memenuhi syarat tuk tim Liga Super. Tapi kalo kita pindah2 terus, justru bikin program latian ga tertata dengan baik. Belum lagi emosi pemain yg jadi labil karena ga pernah yakin akan latihan dimana setiap harinya. Persib juga ga punya lapangan. Mereka latihan di Stadion Siliwangi. Tapi karena programnya jelas, jauh hari sudah bisa dipesan. Lebak Bulus tentunya juga butuh kepastian jadwal latihan Perisja sehingga mereka bisa ngatur waktu sewa.
Jadi kesimpulannya, Bendol harus diganti. Meski gw sendiri masih nimbang2, tapi suara dari pemain dan karyawan kan juga harus di denger. Apalagi Harianto Bajoeri juga memutuskan hal yang sama. Cuma yg gw sayangin, kenapa pak HB tidak segera melakukan pertemuan dengan Bendol untuk bicara kompensasi. Bendol orangnya keras, tapi dia juga sportif dan jujur. Jadi kenapa ga secepatnya diselesaikan. Ini untuk kebaikan Persija dan Bendol sendiri agar bisa memutuskan langkah selanjutnya. Rabu setelah kalah 0-2 dari Persik, gw juga udah memperkirakan keputusan HB. Makanya gw langsung telpon RD tuk penjajakan. Sabtunya diadakan pertemuan antara HB dengan RD dan langsung dicapai kata sepakat. Padhal hari itu juga Persela Lamongan sudah siap dengan kontrak dan nilai yg pantas tuk seorang RD. Dimulailah perburuan tuk mendpatkan pemain2 yg diinginkan RD. Pemain pilihannya dikombinasi dengan materi Persija sekarang, sehingga muncullah nama2 anggota tim Persija selengkapnya. Yg gw lakukan berikutnya adalah melakukan survei terhadap nilai kontrak mereka selama ini, untuk diajukan ke HB agar bisa disetujui.
(bersambung)
courtesy: Facebook Bung Ferry
Jakmania Bandung tour d'Solo
Jakmania Bandung tour d'Solo, Jumat-Minggu 16-18 Juli 2010, untuk mendukung langsung Persija Jakarta yang berlaga menghadapi Persik Kediri di Stadion Manahan Solo, dalam rangkaian babak Delapan Besar Piala Indonesia.
Jumat, 16 Juli 2010
19.00: berkumpul di Stasiun Kiaracondong, Bandung.
20.50: berangkat menuju Solo menggunakan KA Kahuripan jurusan Padalarang-Kediri
Sabtu, 17 Juli 2010
08.30: sampai di Stasiun Purwosari, Solo. Mendapatkan sambutan hangat dari Pasoepati yang juga turut menyambut kedatangan kloter kedua Jakmania yang berangkat dari Jakarta
09.00: sarapan pagi makanan khas Solo, tahu kupat.
10.00: Solo Square
12.00: Hotel Sunan, bertemu dengan Asisten Manager Persija Jakarta, Bung Ferry. Sekalian pada numpang mandi di hotel :)
14.00: menyambut pemain yang akan berangkat menuju Stadion Manahan
14.30: tribun utara Stadion Manahan bergabung dengan ribuan Jakmania, Pasoepati, Slemania, dan Aremania.
15.30: kick off
17.30: full time. Persija Jakarta 4 - Persik Kediri 3
18.30: angkringan
20.00: mendapatkan penginapan yang nyaman (terima kasih sodaranya Jaka)22.00: pengennya jalan2 dan malem mingguan di Solo, tapi badan udah keburu nempel di tempat tidur, gagal jalan2 malem di Solo
Minggu, 18 Juli 2010
07.00: bangun, sarapan, dan siap2 jalan2 ke Keratonan dan Pasar Kelewer
09.00: jalan2 di Keraton dan sedikit berbelanja di Pasar Kelewer
11.45: Stasiun Solo Jebres. Apa boleh buat, harus meninggalkan Solo, dan balik ke Bandung. Menggunakan KA Pasundan jurusan Surabaya-Kiaracondong. Sambutan hangat Pasoepati dan warga Solo memang luar biasa.
23.00: sampai di Bandung disambut dengan hujan rintik2 dan udara yang dingin.
tour kali ini bener2 berkesan, kemenangan Persija, makanannya yg enak, dan sambutan hangat warga Solo terhadap Jakmania bener2 luar biasa.
Satu hal pemandangan luar biasa di Solo: entah itu anak muda, bocah2, bapak2 yg naik motor, banyak dari mereka yang menggunakan kaos oren, baik itu bertuliskan Persija Jakarta atau Jakmania, dan mereka benar2 asli Solo.
Pertanyaan utama, kapankah warga Bandung bisa mengikuti jejak warga Solo dalam menyambut Jakmania?
Salam damai dari kami Jakmania Bandung :)
O2 News Edisi Kamis, 8 Juli 2010
Persija melakukan ujicoba di lapangan Ragunan kemarin melawan PSJS Jakarta Selatan. Hasilnya menang 3-1. Gol Persija dicetak oleh Salim Alaydrus, Bambang Pamungkas dan Firman Utina (penalti). Pertandingan yg dilaksanakan dengan durasi 3x30 menit ini berlangsung kurang menarik. PSJS yang baru saja lolos ke Divisi 1 PSSI dan menargetkan tuk lolos Divisi Utama musim ini, bermain ketat dan penuh semangat. Ditunjang dengan usia pemain yg rata2 masih muda. Persija mencoba melayani dengan umpan2 pendek dari kaki ke kaki. Sayang kondisi lapangan yg tidak rata membuat permainan Persija tidak berkembang. Malah yang terjadi sering ada benturan keras antar kedua tim. Dalam ujicoba ini Ismed dan Ramdani tidak diturunkan karena cederanya belum sembuh 100%.Persija sehari sebelumnya sempat latihan di lapangan Yon Zikon 14 Srengseng Sawah. Kesempatan buat the Jakmania sekitar tuk melihat tim kebanggaan dari dekat. Meski dijaga ketat, tapi yg namanya orang oren pasti ada aja akalnya tuk masuk ke dalam komplek militer tersebut. Namun karena ukuran lapangan tidak sesuai standar, akhirnya Persija memutuskan tuk kembali ke Ragunan, meski untuk sementara. Rame-rame rubah potongan rambut. Baihakki rambutnya direbonding.... lebih lurus dan makin mirip Christian Bale. Bepe kembali mohawk. Ngakunya sih ketiduran di tukang cukur, bangun2 udah kaya gitu. Satulagi yg berubah penampilannya adalah Fara. Tapi bukan karena potong rambut. Di bagian belakang kepalanya ada perban putih tuk nutupin jahitan akibat luka timpukan kemarin sehingga Fara tampak seperti make pita. Musafri, Leonard Tupamahu, Ramdani Lestaluhu, M. Yasir dan Ronnie Tri diusir karyawan Rumah Hantu di Jakarta Fair. Kenapa? Ini akibat ketakutan berlebihan dari Ronni Trie. Ketika masuk ke rumah hantu, Ronnie memang paling gampang kaget dan takut. Ketemu sosok kuntilanak dia takut dan lari... eh tau2 nongol Pocong lompat2 nyamperin. Saking kaget, dia spontan nyolok mata Pocong tsb yang langsung keluar teriakan ...."aduh!". Rupanya pocong itu dalemnya manusia. Karena tangannya diikat dalam baju, jelas pocong ga bisa bales. Tapi temennya 'Kuntilanak' marah. Akhirnya kelima pemain Persija tsb diminta tuk keluar lewat jalan darurat dan tidak boleh ngelanjutin masuk ke dalam lagi... Mungkin mereka pikir daripada semua hantu dicolok sama Ronnie.Mengisi waktu kosong selama di mes memang bisa berbagai macam cara. Aris Indarto sangat hobi dengan burung. Kalo dulu dia melihara burung dara, sekarang burung aduan yg suaranya bagus. Koleksinya banyak banget di halaman belakang mes. Kalo pagi/sore gw suka banget lewat situ sambil denger kicauan burung2nye. Ga tanggung2 ada 24 kandang! Tapi belakangan Aris mulai berpikir tuk ngungsiin anak2nya itu. Karena sudah 6x terjadi, burung2nya ilang dicuri orang lengkap dengan kandangnye.Pulang dari tur keliling Jawa Tengah, Selasa kemarin gw ke BLI tuk tanya perkembangan peluang Persija maen di Jakarta. Meski belum jadi keputusan, tapi mengingat tidak ada satupun pihak dari Persija yg berinisiatif membentuk Panpel, BLI akan mengambil alih penyelenggaraan ini. Otomatis peluang Solo jadi kandang kita di babak 8 besar PI semakin besar. Ah, sampe kapan yah Persija terombang ambing terus nasibnya?Seandainya jadi di Solo, tim Persija akan berangkat kesana tgl 14 Juli ini. Kemudian setelah tanding tgl 17, tim bermukim sebentar di Blitar, kampung halaman Manajer Harianto Bajuri dari tgl 18-19 Juli. Baru tgl 20 Juli bertolak ke Kediri, tanding tgl 21 Juli dan kembali ke Jakarta 22 Juli. Hehe, kaya anak the Jak yah..."satu minggu kutinggalkan ibukota...siap-siap untuk lolos 8 besar.... kangen anak kangen istri kudu tahan... demi persija apapun kulakukan".Mulai tgl 12 hingga 18 Juli 2010, lapangan Ragunan akan digunakan kembali oleh kegiatan Olympiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat Nasional. Kemudian dilanjutkan lagi dengan POR Pelajar DKI jakarta dari tgl 19 hingga 24 Juli 2010. Dengan demikian, selama kegiatan tersebut, Persija sudah dipastikan tidak bisa menggunakan fasilitas di Ragunan. Oooooooo... ya nasib ya nasib.... harus begini.... Cukup brapakali. Persija merasakan ... ga dapat lapangan?Permasalahan yang dialami oleh Gugun Gondrong, Pendiri dan Ketua Umum Pertama the Jakmania memang urusan pribadi dia. Tapi gw berharap temen2 sesama the Jakmania tuk ikut medoakan, karena kondisi Gugun belakangan ini sedikit menurun. Ingatannya pada beberapa teman juga tidak pulih. Itu kabar yg gw terima dari sohibnya si Gusti Randa. Ayo the Jakers, jangan ragu dengan kekuatan doa. Moga yg terbaik buat sobat kita ... Gugun Gondrong.Tim U-18 Pengcab PSSI Jakarta Pusat mulai tanggal 6 Juli 2010 akan mulai bertanding di Piala Suratin regional DKI Jakarta. Tim ini merupakan hasil seleksi dari pemain-pemain klub internal Persija Pusat dan Diklat Ragunan dibawah asuhan pelatih Yuswardi, Harry Muryanto dan Rohili. Untuk bisa bergabung dengan Tim U-18 maka pemain harus berasal dari klub-klub amatir internal Persija (peserta kompetisi Divisi Utama dan Divisi Satu Pengcab Jakarta Pusat) seperti Jayakarta, UMS, Tunas Jaya, Gumarang, Perbanas, Trisakti FC, PSAD, PSAL, POP, Menteng Yunior, RPM FC dll) . Setiap klub amatir memiliki Jadwal dan Tempat Latihan masing-masing, contohnya : Tunas Jaya di Lapangan Taman Sari, UMS di Lapangan Petak Sinkian, Perbanas di Lapangan PSPT, Trisakti di daerah Cibubur, Menteng Yunior di Lapngan Banteng, Jayakarta di Ragunan dsb. Seleksi biasanya dilaksanakan pada bulan Januari setiap tahunnya karena biasanya Piala Suratin regional DKI berlangsung pada Mei-Juni. Selasa pagi, pertandingan Piala Suratin regional DKI Jakarta antara Pengcab Jakarta Pusat vs Citra Muda berakhir dengan skor 5-0 untuk Pengcab Jakarta Pusat.
ditulis oleh Bung Ferry (Asisten Manajer Persija Jakarta)
courtesy: Notes Facebook Bung Ferry
courtesy: Notes Facebook Bung Ferry
O2 News Edisi Selasa, 6 Juli 2010
Tur ke Cirebon, melulu karena kedekatan seorang pengusaha asal Cirebon, Bapak Bagja dengan Benni Dollo dan Firman Utina. Pembicaraan lisan juga lewat Pelatih Kepala Persija tersebut. Tim berangkat jumat pagi dengan menggunakan jasa angkutan kereta api. Suasana berbeda kita dapetin, karena klo di kereta bisa lebih santai bergerak dibandingkan di pesawat.
Tiba di Cirebon, belasan anak SMA udah nungguin tuk minta foto. Panpel juga hadir lengkap dengan keamanan yang diambil dari organisasi pemuda setempat dan Brimob. Tidak langsung ke hotel tapi diajak makan siang di restoran sea food H. Moel. Selesai makan siang baru menuju Hotel Santika Cirebon.
Jakmania Cirebon datang siangnya. Lumayan ada belasan orang. Salah satunya nyempil si penyebar virus... Bejho Hooligan. Bejho memang aktif nyebar virus oren di ranah Jawa Barat, meski kali ini gw ragu dia ke Cirebon karena Persija atau karena ada yg diincer. Bagi Jakmania Cirebon ini kesempatan buat mereka tuk foto2 dan minta tanda tangan pemain. Gw memang kasi tau mereka karena menurut gw, mereka adalah orang yg paling berhak tuk tau kalo Persija akan berujicoba disana dibandingkan keluarga atau kerabat panpel.
Persija coba lapangan Stadion Bima sore harinya. Disana sudah hadir beberapa the Jakers lengkap dengan atributnya. Makin lama jumlah yg nonton makin banyak. the Jakmania Cirebon terus2an mengumandangkan lagu2 dukungan pada Persija. Lapangan bagus dan pengawalan ketat dari panpel, bikin Persija latihan mulus di Stadion Bima.
Rombongan Persija menggunakan 1 buah bis kecil untuk pemain dan 2 mobil pribadi. Ketika pulang, bis yg mengangkut pemain dilempar batu sebesar jempol kaki Patung Pancoran tepat mengenai kaca hingga pecah. Sayang pecahan kacanya mengenai Fara yg lagi nunduk dan Uci official Persija. Keduanya luka berdarah. Uci mengalami goresan dikit di kepala persis di atas jidad. Sedangkan Fara di bagian kepala belakang persis dibawah user user. Fara yg mengeluarkan darah cukup banyak. Hal ini menimbulkan emosi pada seluruh rombongan. Spontan kita lari mengejar para pelaku yg menggunakan motor mio. Sayang, meski dibantu pemuda setempat, mereka bisa lolos dari tangkapan.
Fara mendapat perawatan di RS Ciremai. Doi sih gapapa, ketika dijahit aja masih sempet ngobrol sama gw. Lukanya kecil dan cuma 3 jahitan. Kejadian ini membuat gw rundingan sama Bendol dan memutuskan... kita siap maen terus, asal pihak Polres Cirebon harus dilibatkan dalam pengamanan. Tapi ternyata Pak Bagja berpikiran lain. Dia memutuskan tuk membatalkan pertandingan dengan alasan kawatir akan mengganggu persiapan Persija di Piala Indonesia.
Tadinya dia berniat tuk mengajak tim pesiar di kota Cirebon, tapi tim memutuskan untuk lebih baik pulang dan mempersiapkan diri di Jakarta. Gw sangat kecewa dengan kejadian ini. Pelajaran untuk kedepannya agar ujicoba ke luar kota harus disertai perjanjian yang lebih detail. Buat para the Jakers, gw harap ga usah dendam. Karena dendam dilarang oleh ustadz. Apalagi setelah gw selidikin, ternyata mereka tidak berniat melempar bis Persija. Mereka sebetulnya sedang latihan melempar batu untuk ikut lomba acara di salah satu stasiun tv..... INDONESIA MENCARI BANGSAT.
Jumat malem, gw berangkat sendirian menuju Solo. Putri dari Alm H. Santo menikah, dan gw ngewakilin Persija tuk hadir disana. Jakmania Solo sangat bantu gw selama ada disana. Pernikahan ala Solo memang berbeda dengan di Jakarta. Bertempat di Graha Nikmat Rasa, tamu sudah disiapkan tempat duduk semua. Kemudian setelah upacara adat selesai, satu persatu tamu diminta ke depan tuk foto2. Selama acara tsb, para pelayan berturut-turut mengantarkan makanan ke para tamu. Ga cuma sekali, tapi berbagai menu. Selesai makan, penganten langsung berjalan ke pintu keluar. Baru kemudian para undangan berjalan keluar sekaligus pamit dengan penganten. Praktis yah?Niat gw, dari Solo silaturahmi dulu ke Jogja. Sempet nobar ma Jakmania Jogja di Oase Cafe. Tapi malah akhirnya sulit pulang. Kebetulan di Jogja sedang ada muktamar muhamadiyah. Jadi seluruh tiket pesawat, kereta dan bus sudah full booking. Jadilah gw di Jogja jalan-jalan ke pantai Depok, dan Malioboro (pengalaman terdampar yg paling nikmat).
Seninnya gw mutusin ke Semarang tuk cari tiket dari sono. Alhamdulillah berkat bantuan Jakmania Semarang gw langsung dapet tiket pesawat malam harinya.Keberangkatan gw ke Cirebon bikin gw ga bisa hadirin beberapa undangan di Jakarta. Mulai dari pernikahan Irwan Jakmania Oren Raya Bogor, sunatan Shevarizi Jakmania Barrabravas Manggarai, pernikahan Robet, Korwil Biang Kerok Kemayoran, HUT Singa Mania Indonesia Palembang, hingga Futsal Jakonline. Ada satu lagi undangan yg kalo gw dateng kayanya seru banget tuh... undangan pernikahan Airlangga Sucipto di Bale Asri Pusdai Bandung. Sebelum ke Cirebon, gw sempat mengadakan pertemuan dengan beberapa perwakilan pengurus klub amatir Persija. Intinya adalah kita sedang berusaha tuk menyelamatkan tim Persija yang sedang diultimatum oleh PSSI. Kita sepakat, permusuhan pribadi harus dihilangkan dulu demi kepentingan tim. Sekarang kita mendesak BLI untuk mengeluarkan keputusan, siapa yg berhak menjadi panpel. Karena PSSI sudah menetapkan kalo Pengurus Persija yg lama dianggap status quo yg berarti tidak berhak membentuk panpel serta PT.
Sementara panpel belum terbentuk, kita juga sudah mencoba melakukan loby ke pihak kepolisian tentang peluang melaksanakan pertandingan di Jakarta tgl 17 Juli nanti. Sejauh ini peluangnya masih 50-50. Jakonline terus berkreativitas. Mereka ngadain lomba futsal terbuka untuk umum. Pesertanya selain the Jakmania, juga datang dari karyawan2, sekolah2 futsal, dan komunitas lain. Acaranya minggu 4 juli kemarin tuntas satu hari. Keluar sebagai juara the Jakmania Revolusi Jakarta Timur. Di final mereka mengalahkan Fakultas Teknik UI. Juara ketiga dipegang oleh Jakmania Kebon Sirih. orang oren emang ga ada matinye...Persija kerepotan nyari tempat latihan. Ragunan udah ga memenuhi syarat. Cilangkap sekarang udah ga boleh lagi. Lebak Bulus banyak yg nyewa. Waduh... ini ibukota negara bukan sih? Kemungkinan kita latihan mulai Selasa ini di lapangan Yon ZIkon Srengseng Sawah. Itung-itung nyamperin suporter Persija di wilayah sana deh. Tapi sewaktu-waktu keputusan ini bisa berubah mengingat perjalanan kesana memakan waktu yg cukup lama.
ditulis oleh Bung Ferry (Asisten Manajer Persija Jakarta)
courtesy: Notes Facebook Bung Ferry
Klarifikasi Insiden Cirebon
Menanggapi versi cerita yang berkembang mengenai insiden Cirebon sore tadi yang dialami oleh team Persija, berdasarkan kontak Jak Online (JO) dengan pihak Manajemen Persija, Team Persija Jumat pagi ini, (2/7) berangkat menuju kota Cirebon dengan menggunakan Kereta Api untuk memenuhi undangan melakukan uji coba dengan team lokal setempat dan sambutan masyarakat Cirebon sangat antusias ditambah dengan sambutan The Jakmania Cirebon semakin memeriahkan suasana kota Cirebon terhadap kedatangan Team Persija di Kota Udang ini.
Tadi sore, Jumat (2/7) Team Persija telah melakukan sesi uji coba lapangan di stadion Bima dan disaksikan oleh masyarakat Cirebon dan The Jak Cirebon dengan lancar, namun pada saat iring-iringan Bus team Persija menuju hotel mengalami insiden memalukan dengan adanya pelemparan batu ke bus pemain Persija oleh beberapa oknum supporter team lain sehingga bebarapa kaca bus pecah dan salah satu pemain Persija, Fahrudin Mustafic mendapatkan 3 jahitan dikepalanya karena terkena pecahan kaca ditambah Bp. Uci dari bagian perlengkapan team Persija yang juga mengalami luka-luka ringan akibat terkena pecahan kaca bus, pada saat terjadinya pelemparan sesaat kemudian masyarakat Cirebon juga berusaha membantu pengejaran oknum-oknum tersebut karena pada dasarnya masyarakat Cirebon sangat "Welcome" dengan team Persija.
sumber: www.jakmania.org
Tadi sore, Jumat (2/7) Team Persija telah melakukan sesi uji coba lapangan di stadion Bima dan disaksikan oleh masyarakat Cirebon dan The Jak Cirebon dengan lancar, namun pada saat iring-iringan Bus team Persija menuju hotel mengalami insiden memalukan dengan adanya pelemparan batu ke bus pemain Persija oleh beberapa oknum supporter team lain sehingga bebarapa kaca bus pecah dan salah satu pemain Persija, Fahrudin Mustafic mendapatkan 3 jahitan dikepalanya karena terkena pecahan kaca ditambah Bp. Uci dari bagian perlengkapan team Persija yang juga mengalami luka-luka ringan akibat terkena pecahan kaca bus, pada saat terjadinya pelemparan sesaat kemudian masyarakat Cirebon juga berusaha membantu pengejaran oknum-oknum tersebut karena pada dasarnya masyarakat Cirebon sangat "Welcome" dengan team Persija.
sumber: www.jakmania.org
Cinta Itu Mengalahkan Segalanya
Ditulis Oleh: Bambang Pamungkas, waktu: 2 September 2009.
Dalam beberapa minggu terakhir, di kalangan masyarakat sepakbola terdapat banyak perguncingan tentang masa depan saya. Banyak orang mulai berspekulasi tentang kemana kira-kira saya akan bermain pada musim yang akan datang, mengingat musim kompetisi yang sebentar lagi mulai bergulir dan saya masih belum menentukan pilihan, tentu hal itu menjadi sesuatu berdebatan yang sangat wajar…
Saya tidak pernah menampik jika memang ada beberapa tim yang menghubungi saya dan meminta kesediaan saya untuk membela panji mereka musim depan, dan sejujurnya tim-tim tersebut memberikan penawaran yang sangat menarik, baik dari segi materi, kesempatan untuk meraih gelar maupun pengalaman baru dalam level yang lebih tinggi…
Dalam sebuah wawancara dengan salah satu TV swasta, saya pernah mengemukakan sebuah statemen, yang kurang lebih berisi demikian:
..”Saya mencintai Persija dan saya merasa sangat nyaman berada di sini, sehingga saya akan berusaha sekuat tenaga saya untuk bertahan di tim ini. Akan tetapi mengingat Persija sendiri masih terlihat sangat sibuk dengan masalah intern mereka yang tak kunjung usai, maka saya pun sudah mulai menyiapkan mental saya jika nantinya saya harus meninggalkan Persija”..
Ada beberapa tim yang menghubungi saya diantaranya Sriwijaya FC, Persib Bandung dan Persikad Depok, di samping itu saya juga mendapat kesempatan untuk kembali ke Selangor FC Malaysia. Seperti yang saya kemukakan di awal tadi, jika tim-tim di atas memberikan penawaran yang sangat menarik dalam berbagai hal. Dalam kesempatan kali ini saya akan sedikit ceritakan bagaimana situasinya…
Tim yang paling serius adalah Sriwijaya FC, saya sudah berbicara dengan pelatih mereka Pak Rahmad dan juga Pak Bakti selaku wakil dari managemen serta Pak Dodi sebagai Presiden Direktur PT SOM. Dari segi materi Sriwijaya berani memberikan penawaran yang sangat menarik, mereka juga menawarkan kesempatan meraih gelar (Mengingat materi pemain Sriwijaya boleh dikatakan The Dream Team musim depan), terlebih lagi mereka menawarkan sebuah tantangan baru dimana saya rasa setiap pemain menginginkan hal itu, yaitu berlaga di Liga Champion Asia…
Persib Bandung juga cukup serius dalam mendekati saya, salah satunya ditunjukkan ketika sesaat setelah pertandingan Piala Selangor antara Selangor FC Vs Persib Bandung, Pak Umuh mewakili managemen Persib sempat mengundang saya ke Hotel Grand Quality Shah Alam untuk membicarakan kemungkinan saya menyeberang ke Bandung. Pak Umuh banyak bercerita tentang visi dan proyeksi ke depan Tim Persib yang sejujurnya cukup menarik di mata saya. Bahkan beliau juga sempat mengundang saya untuk datang ke Bandung bersama keluarga untuk membicarakan hal-hal yang lebih detail sambil berlibur…
Sedangkan tawaran dari Persikad Depok sendiri, sebenarnya lebih kepada sebuah kecelakaan menurut saya, akan tetapi tawaran tersebut tidak bisa saya pungkiri juga cukup menarik. Saat itu ketika saya pulang dari Kuala Lumpur, saya mendapat telepon dari Ismed Sofyan yang mengatakan jika Pak Edy Joenardi ingin bertemu dengan saya, Ismed Sofyan, Aliyudin dan Leo Saputra. Mengingat saat itu gencar diberitakan bahwa sosok Edy joenardi akan mengambil alih Persija, maka saya sangat antusias dengan berita dari Ismed tersebut. Yang ada di benak saya adalah Pak Edy mewakili Persija akan berbicara dengan kami, tentu hal tersebut cukup menggembirakan. Akan tetapi ketika kami bertemu, bukannya kami membicarakan tentang Persija akan tetapi Pak Edy malah membicarakan kemungkinan kami berempat untuk menjadi punggawa Persikad Depok. Sejujurnya saat itu saya sangat terkejut dan sedikit jengkel, oke dari segi materi memang mereka menawarkan nominal yang sangat tinggi, akan tetapi itu semua jauh dari apa yang ada dalam benak saya mengenai pertemuan siang itu…
Mengenai Selangor, ehm.. saya mempunyai kenangan yang indah bersama tim ini. Selangor adalah raksasa sepakbola Malaysia yang mempunyai sejarah panjang, 33 kali juara Piala Malaysia adalah buktinya. Akan selalu menyenangkan dapat kembali ke sana, dan itu adalah salah satu alasan saya menerima ajakan Selangor untuk bermain dalam Piala Selangor melawan Persib Bandung. Suasana Stadion Shah Alam tidak pernah berubah, malam itu kenangan 3 tahun yang lalu seakan terulang kembali, apalagi malam itu saya mampu menyumbangkan 2 gol dan mengantar Selangor mengalahkan Persib…
Penawaran-penawaran di atas jelas membuat saya merasa sangat bimbang, secara pribadi saya masih ingin bertahan di Persija, akan tetapi tim ini tidak segera memberikan kabar. Sejujurnya saya hampir saja bergabung dengan Sriwijaya FC, melalui Pak Bakti saya sempat menyampaikan bahwa 80% saya bersedia bergabung dengan mereka, akan tetapi saya meminta waktu untuk meyakinkan hati saya bahwa pada akhirnya saya harus membela tim lain selain Persija di Indonesia. Saya juga menyampaikan, jika Sriwijaya masih mau menunggu saya akan berterima kasih, akan tetapi jika Sriwijaya memutuskan untuk membatalkan rencana mereka saya, juga bisa menerima keputusan itu. Setelah itu Sriwijaya tidak pernah lagi menghubungi saya, sehingga saya anggap mereka membatalkan rencana untuk merekrut saya…
Mengenai Persib Bandung, apa yang terjadi lebih kepada saya tidak ingin menghianati diri saya, Persija dan The Jakmania. Karena tentu akan sangat menyakitkan buat semua pihak jika saya sampai bergabung dengan Persib Bandung, mengingat rivalitas antara Persija dan Persib yang begitu mengakar. Untuk Persikad Depok, bukannya saya anti untuk berlaga di divisi utama, akan tetapi saya masih berkeinginan untuk bermain di level ISL, di samping untuk merasakan atmosfer yang lebih menantang, lebih daripada itu saya ingin mejaga peluang saya untuk tetap bisa membela Tim Nasional. Sehingga nominal tinggi yang mereka ajukan sama sekali tidak membuat saya bergeming…
Mengenai Selangor sendiri, Mereka memang sudah membicarakan kemungkinan saya untuk kembali, akan tetapi masalah terbesar adalah regulasi di Malaysia yang belum bisa memastikan jika kompetisi Malaysian Super League boleh menggunakan pemain asing kembali, hal tersebut akan di bicarakan lagi setelah musim ini berakhir. Sedangkan MSL sendiri baru akan berakhir bulan Oktober, sehingga akan sangat terlambat bagi saya pribadi untuk mengambil keputusan. Terlebih lagi mengingat akhir-akhir ini hubungan Indonesia-Malaysia yang semakin memanas, membuat saya dan keluarga akan merasa sedikit kurang nyaman dengan situasi ini jika nantinya saya memutuskan bermain di sana…
Dengan pertimbangan di atas, akhirnya saya menetapkan hati untuk bertahan di Persija dengan apapun konsekuensinya. Dan gayung pun bersambut, pada suatu pagi saya dan Ismed Sofyan didampingi Bung Ferry mendapat kesempatan untuk bertemu dengan Pak Harianto Bajoeri dan Pak Gubernur Fauzi Bowo guna menanyakan serta membahas kelangsungan tim Persija selepas gagalnya Edy Joenardi Group mengakuisi Persija. Dan tanpa menunggu waktu lama, Pak Foke langsung memberikan instruksi kepada Pak Harianto Bajoeri untuk segera membentuk tim untuk mengarungi ISL musim depan…
Mungkin dari segi nominal harga, apa yang akan saya dapatkan di Persija masih di bawah apa yang di tawarkan Sriwijaya, Persikad, Selangor FC bahkan di bawah pendapatan saya musim lalu. Dari segi materi tim dan peluang juara, mungkin Sriwijaya dan persib sedikit di atas Persija yang memang sangat terlambat dalam membentuk tim. Dari segi tantangan, mungkin Sriwijaya dan Selangor akan memberikan saya pengalaman yang sangat berharga dengan tampil di Asian Champions League musim depan. Akan tetapi semua itu dapat saya kesampingkan karena “Kecintaan saya terhadap Persija”…
Saya pasti bangga jika mampu menjadi juara dan tampil di Asian Champions League bersama Sriwijaya FC atau Selangor FC, akan tetapi saya akan merasa lebih bangga jika saya mampu meraih itu semua bersama Persija Jakarta, tim yang telah membesarkan saya dan telah memberikan banyak hal kepada perkembangan karir saya. Persija memang tengah mengalami krisis finansial, sehingga tidak mampu memberi seperti apa yang tim lain mampu berikan kepada saya. Akan tetapi sekali lagi, selama 9 musim saya bermain untuk Persija, tim ini telah memberikan banyak hal kepada diri saya, sehingga tidak ada salahnya jika di saat tim ini sedang mengalami masalah dan sedikit terpuruk, saya melakukan sedikit hal yang saya mampu untuk balik menolong tim ini. Saya rela memotong pendapatan saya agar Persija mampu mendatangkan pemain baru yang berkualitas guna menyongsong musim baru nanti, sehingga Persija tetap bersaing memburu gelar terbaik musim depan…
Ternyata memang benar pepatah yang mengatak bahwa:”Cinta Itu Buta” dan pada kenyataannya..
“CINTA ITU MENGALAHKAN SEGALANYA”…
sumber: www.bambangpamungkas20.com

JAKMANIA BANDUNG, MEMBERIKAN UPDATE JADWAL PERTANDINGAN LIVE ON ANTV PERSIJA JAKARTA TERBARU.
Minggu,11 Oktober 2009
Arema Malang v Persija Jakarta
Live 15.30 WIB
Rabu,14 Oktober 2009
Persema Malang v Persija Jakarta
Live 15.30 WIB
Rabu, 21 Oktober 2009
Persija Jakarta v Persijap Jepara
Live 15.30 WIB
Sabtu, 24 Oktober 2009
Persija Jakarta v Persela Lamongan
Live 19.00 WIB
SABTU 21 NOV 2009 PERSIBA-PERSIJA (No Live)
RABU 25 NOV 2009 PSM-PERSIJA (No Live)
Minggu, 29 November 2009
Persija Jakarta v Persebaya Jancok
Live 15.20 WIB
Rabu, 2 Desember
Persija Jakarta v Persik Kediri
Live 15.30 WIB
Sabtu, 5 Desember
Persija Jakarta v PSPS Pekanbaru
Live 19.00 WIB
MINGGU 13 DEC 2009 PERSIWA-PERSIJA (No Live)
RABU 16 DEC 2009 PERSIPURA-PERSIJA (No Live)
Minggu, 20 Desember
Persija Jakarta v Pelita Jaya
Live 19.00 WIB
Rabu, 23 Desember
Persija Jakarta v Persitara Pinggir Laut
Live 15.30 WIB
Sabtu, 9 Januari
Persib Bangsat v Persija Jakarta
Live 19.00 WIB
Rabu,13 Januari
Sriwijaya FC v Persija Jakarta
Live 15.30 WIB
Minggu, 24 Januari
Persija Jakarta v Persisam Samarinda
Live 19.00 WIB
Rabu, 27 Januari
Persija Jakarta v Bontang FC
Live 15.30 WIB
JAKMANIA BANDUNG, kami memang ada!
PERSIJA 2009/2010
Berikut ini daftar pemain yang telah melakukan tanda tangan kontrak dan resmi membela Persija di ISL musim 2009-2010:
1. M. Yasir
2. Ismed Sofyan
3. Abanda Herman
4. Leonard Tupamahu
5. Leo Saputra
6. Richard Caceres
7. Heru Nerli
8. Salim Alaydrus
9. T.A Musafri
10. M. Ilham
11. Agus Indra
12. Bambang Pamungkas
13. Ramdhani Lestaluhu
14. Hary Salisbury
15. Aliyudin
16. Erik Setiawan
17. Aris Indarto
18. Elvis Nelson
19. Franky Irawan
20. Roni Tri Prasnanto
21. Windu
22. Baihakki Khaizan
23. Fachrudin Mustafic
Berikut Jajaran Pelatih & Official:
1. Maman Suryaman
2. Sudirman
3. Sugianto
4. Hariono
5. Oktavianus
Official Tim:
1. Mizhar (fisioterapis)
2. Sudir (Masseur)
3. M.Mansyur (perlengkapan)
*sumber : www.jakmania.org
1. M. Yasir
2. Ismed Sofyan
3. Abanda Herman
4. Leonard Tupamahu
5. Leo Saputra
6. Richard Caceres
7. Heru Nerli
8. Salim Alaydrus
9. T.A Musafri
10. M. Ilham
11. Agus Indra
12. Bambang Pamungkas
13. Ramdhani Lestaluhu
14. Hary Salisbury
15. Aliyudin
16. Erik Setiawan
17. Aris Indarto
18. Elvis Nelson
19. Franky Irawan
20. Roni Tri Prasnanto
21. Windu
22. Baihakki Khaizan
23. Fachrudin Mustafic
Berikut Jajaran Pelatih & Official:
1. Maman Suryaman
2. Sudirman
3. Sugianto
4. Hariono
5. Oktavianus
Official Tim:
1. Mizhar (fisioterapis)
2. Sudir (Masseur)
3. M.Mansyur (perlengkapan)
*sumber : www.jakmania.org
GROUP JAKMANIA BANDUNG PALSU DI FACEBOOK
Dengan ini admin thejakbandung.tk memberitahukan bahwa sejak seminggu belakangan ini (terlebih setelah eksistensi Jakmania Bandung di Stadion Gajayana, Malang, dengan memasang spanduk berukuran besar yang bertuliskan Jakmania Bandung) bahwa adanya seseorang yang mengaku sebagai Jakmania Bandung dan membuat grup di Facebook mengatasnamakan Jakmania Bandung, adalah PALSU dan tidak benar adanya. Tulisan dan foto yang ada di grup palsu itu, mengambil dari situs ini tanpa izin.
Sebelum seseorang yang mengaku sebagai Jakmania Bandung itu membuat grup tersebut, Jakmania Bandung sendiri TELAH MEMILIKI grup terlebih dulu jauh sebelum grup palsu itu ada. Dan tidak semua orang bisa join ke dalam grup asli tersebut, berbeda dengan grup palsu yang semua orang bisa masuk dan mengakibatkan adanya saling caci maki dan provokasi di dalam wall grup palsu itu.
Bahwa Jakmania Bandung sangat berkeberatan dengan adanya orang yang tidak bertanggung jawab dan akan semakin memperkeruh suasana. Jakmania Bandung sendiri tidak bertanggung jawab atas segala sesuatu yang terjadi di grup palsu tersebut, dan telah melaporkan kepada Facebook atas pembuatan grup palsu itu yang dapat mengakibatkan terjadinya kesalahpahaman.
Sekian pemberitahuan ini agar dapat dipahami.
Admin thejakbandung.tk
Jakmania Bandung,
kami memang ada!
Sebelum seseorang yang mengaku sebagai Jakmania Bandung itu membuat grup tersebut, Jakmania Bandung sendiri TELAH MEMILIKI grup terlebih dulu jauh sebelum grup palsu itu ada. Dan tidak semua orang bisa join ke dalam grup asli tersebut, berbeda dengan grup palsu yang semua orang bisa masuk dan mengakibatkan adanya saling caci maki dan provokasi di dalam wall grup palsu itu.
Bahwa Jakmania Bandung sangat berkeberatan dengan adanya orang yang tidak bertanggung jawab dan akan semakin memperkeruh suasana. Jakmania Bandung sendiri tidak bertanggung jawab atas segala sesuatu yang terjadi di grup palsu tersebut, dan telah melaporkan kepada Facebook atas pembuatan grup palsu itu yang dapat mengakibatkan terjadinya kesalahpahaman.
Sekian pemberitahuan ini agar dapat dipahami.
Admin thejakbandung.tk
Jakmania Bandung,
kami memang ada!
Langganan:
Postingan (Atom)






