Ponsel Khusus Bagi The Jakmania

Operator telepon seluler (ponsel) Telkomsel bekerja sama dengan klub suporter Persija, The Jakmania, meluncurkan ponsel edisi khusus untuk The Jak. Namanya The Jakphone.

Ponsel ini di desain khusus dengan warna oranye, sesuai dengan warna dari The Jak, dan dibanderol dengan harga Rp 299.000.

Vice Prisedent Area II Jabodetabek Telkomsel, Irwin Sakti, mengatakan dalam rilisnya, The Jakphone ini dilengkapi dengan info bola online, nada sambung pribadi (NSP) Jakmania gratis, dan strater pack Simpati Pede dengan pulsa senilai Rp 10.000.

Dia mengatakan, kerja sama ini untuk memberikan rasa kebersamaan dan kebanggan terhadap komunitasnya, yaitu Jakmania. Untuk itulah Telkomsel memfasilitasi komunitas pencinta sepak bola ini.

Fitur yang ada di The Jakphone antara lain MP3, MP4, dan FM radio. Ponsel ini juga bisa dimanfaatkan sebagai handy talkie. Anggota komunitas The Jakmania saat ini lebih dari 30.000 orang. Untuk tahap awal ditargetkan 5.000 pelanggan akan menjadi pengguna The Jakphone.

Di sisi lain akan juga jumlah pelanggan Telkomsel di area II yang saat ini sudah mencapai lebih dari 17,8 juta pelanggan.

The Jakphone dilengkapi dengan paket Simpati pede seharga Rp 10.000 termasuk didalamnya pulsa senilai Rp 20.000, yakni pulsa awal Rp 10.000 (Rp 5.000 untuk komunikasi ke semua operator dan Rp 5.000 sesama Telkomsel) serta bonus pulsa Rp 10.000 (Rp 5.000 saat isi pulsa pertama dan Rp 5.000 saat isi pulsa kedua) untuk komunikasi ke semua pelanggan Telkomsel. Termasuk dapat menikmati tarif bicara Rp 0,5/detik. The Jakphone bisa diperoleh di Grapari Telkomsel di Jakarta.


Sumber : Harian WartaKota oleh Aloysius Sunu D

MENYAMBUT PEMAIN DI HOTEL

Dalam rangka pertandingan melawan Pelita Jaya Jawa Barat tanggal 2 Mei 2009 di Stadion Si Jalak Harupat Kabupaten Bandung, Persija Jakarta melakukan lawatan ke Bandung.
Di hari kedatangannya di Bandung, 1 Mei 2009, Tim Persija Jakarta langsung menuju ke hotel. Jakmania Bandung sengaja datang ke hotel tempat pemain akan menginap untuk langsung menemui pemain dan memberikan dukungan penuh.

Pukul 20.00 : Bung Ferry dan Pelatih Danurwindo tiba terlebih dahulu setelah meninjau lapangan di Stadion Si Jalak Harupat.
Pukul 20.00 - 22.00 : Kuliah singkat bersama Bung Ferry dan Jakmania Bandung di Lobby Hotel.
Pukul 22.00 : Pemain datang, dan Jakmania Bandung menyambut dengan memberikan ucapan selamat datang di Bandung serta selamat bertanding.
Pukul 22.00 - 23.00 : Jakmania Bandung melakukan sesi foto bersama beberapa pemain dan tanda tangan pemain.
Pukul 23.00 : Jakmania Bandung meninggalkan hotel.

kami tidak butuh pemain nasional,
kami tidak butuh pemain mahal,
yang kami butuhkan hanyalah pemain yang
loyal dan bermain dengan hati untuk Persija Jakarta.

www.thejakbandung.tk / thejakbandung@yahoo.com

BUKTI EKSISTENSI KAMI














Tur D'batavia,
Minggu, 1 Februari 2009,
Persija Jakarta v Persela Lamongan.

Dengan penuh semangat menyambut putaran kedua Liga Super Indonesia, The Jakmania Bandung telah jauh-jauh hari menyiapkan rencana untuk melakukan tur ke Jakarta, yang diberi titel Tur D'batavia.

Mengkoordinasikan para anggota melalui jaringan komunikasi, menyiapkan kendaraan (kami menyewa satu mobil travel eksekutif berpenumpang 15 orang) untuk berangkat menuju Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), adalah kegiatan yang dilakukan sebelum hari-H.

Hari-H, kami sepakat berkumpul di suatu tempat (hahaha, maaf ya, hanya anggota yang tau titik keberangkatan kami), jadwal berkumpul jam 1 siang, dan berangkat jam 2 siang. Sebelum berangkat terjadilah obrolan singkat dengan bapak supir, karena dia sebelumnya belum tau kalo mau dipake rombongan The Jakmania Bandung untuk menonton Persija Jakarta di SUGBK Senayan, kami berpikiran kalau dia tidak suka, BT, kurang setuju, dan hal negatif lainnya. Tetapi semua pikiran kami salah, beliau ok-ok aja untuk mengantar kami ke Senayan, padahal sejatinya Bapak Taufik (bukan nama sebenarnya) adalah pendukung berat Persib Bandung, namun kurang setuju dengan adanya organisasi V****G, yang menurut beliau, lebih banyak bikin masalah daripada dukungannya untuk Persib Bandung, terlebih aksi yang dilakukan mereka ketika menjamu Persija Jakarta di Siliwangi Juli 2008, NAH LHO??! Dia lebih senang menyebut dirinya hanya bobotoh saja. Dan dia juga ikut menyaksikan pertandingan di dalam stadion, ikut menyaksikan nyanyian dan dukungan dari puluhan ribu Jakmania di SUGBK.

Tepat jam 2 siang kami berangkat. Begitu masuk pintu tol, syal dikibarkan di jendela. Berikutnya pemasangan spanduk dan bendera dilakukan. Sempat beristirahat sebentar di rest area, kami melanjutkan perjalanan kembali. Sesampainya di Jakarta, kami sempat berhenti sebentar di sekitar Pancoran, dan terlihat sudah banyak teman-teman Jakmania yang menuju Senayan, entah itu menggunakan bus, mobil bak terbuka, motor, mikrolet, dan banyak lainnya.

Sekitar jam 5 sore tiba di Senayan, bergabung dengan puluhan ribu Jakmania lainnya untuk menyaksikan pertandingan yang akhirnya dimenangkan oleh Persija Jakarta.

Tidak sia-sia perjuangan dan pengorbanan kami untuk menyaksikan dan ikut mendukung langsung Persija Jakarta, tanpa gangguan dan ancaman sama sekali. Maka dari itu, kami mengajak untuk Jakmania lainnya yang sedang tinggal di Bandung, sekolah di Bandung, kuliah di Bandung, kerja di Bandung, mari bergabung dengan kami meng-orenkan kota Bandung.

THE JAKMANIA BANDUNG, kami memang ada!

Kami Memang Ada!


Belum beberapa lama site ini diluncurkan, namun cacian dan makian terhadap kehadiran site ini sudah bejibun. Mereka ("sahabat-sahabat" suporter Bandung) meragukan keeksistensian The Jak Bandung, mereka bilang : "Itu cuma buat gaya-gayaan aja, paling bikinnya di Jakarta" (tentunya dengan bahasa Sunda, yang sudah diterjemahkan oleh orang Sunda asli yang mencintai Persija).


Tapi, keraguan mereka atas The Jak Bandung, benar-benar salah. Lalu, kenapa kami tidak mempublikasikan alamat The Jak Bandung, di Bandung. Pasti mereka-mereka yang gerah atas kehadiran kami bertanya demikian. Karena, situasi dan kondisi yang belum memungkinkan untuk mempubilkasikannya, maka The Jak Bandung tetap berjalan secara underground di Bandung. Kami mempunyai ratusan The Jakmania yang sedang tinggal di Bandung (kuliah, bekerja,dll.) dan (bahkan) warga asli Bandung yang mendukung Persija, selalu mengadakan pertemuan rutin, apalagi jika kompetisi sedang bergulir, untuk mengadakan nonton bareng (bagi yang tidak bisa menyaksikan langsung di stadion), menyaksikan pertandingan Persija di Bandung (walaupun harus melapisi baju oranye kami dengan jaket), dan kegiatan lainnya.


Kami mengimbau untuk saudara-saudara suporter di Bandung, jangan gelisah dengan kehadiran kami, karena kami tidak akan mengganggu kalian dan janganlah mengganggu kami. Rapatkan barisan untuk Jakers yang berada di wilayah Bandung.


Lo asik, gue nyantai

Lo usik, gue bantai


The Jak Bandung


(tulisan ini hanya sekedar jawaban atas keraguan "sahabat-sahabat" kami, karena site ini masih dalam tahap pembuatan konsep, mohon bersabar untuk kelanjutan site ini berikutnya)